|
Ditulis Oleh misteri
|
|
Thursday, 04 December 2008 |
|
Sejak lulus
STM Islam Blitar, Jawa Timur, KSM, 40 tahun, warga Desa Maron, Kecamatan
Srengat, Blitar, pergi merantau ke Balikpapan, Kalimantan Timur. Di kota minyak ini, karena
tak mempunyai pengalaman sedikit pun, daripada menganggur, KSM rela bekerja sebagai
pelayan di sebuah rumah makan Soto Madura yang terletak di bilangan Antasari.
Tak lama
bekerja di rumah makan pinggir jalan itu, pria yang hingga kini belum menikah ini
melamar di perusahaan catering milik Prancir. Nasib baik rupanya berpihak pada
KSM. Dia diterima bekerja di sana.
Kali pertama bekerja, KSM ditempatkan di sebuah pertambangan batu bara di Kota
Baru, Pulau Laut, Kalimantan Selatan.
|
|
Silakan Login Untuk Baca Selanjutnya...
|
|
Ditulis Oleh misteri
|
|
Friday, 28 November 2008 |
 Priyashiva Akasa Siapa tak kenal
kartu tarot? Ya, ini bukan kartu biasa yang dimainkan orang-orang ketika iseng.
Kartu ini memang beda, karena bisa membaca masa depan seseorang. Mugkin anda
termasuk orang yang pernah mencoba ramalan lewat kartu tarot dan seakan tak
percaya, ramalan itu akurasinya luar biasa tinggi. Padahal, ketika tangan kita
membuka beberapa lembar kartu, kita mungkin tak percaya, tapi hasilnya ketika
mencoba membuka kartu tarot di lain kesempatan, hasilnya pasti sama. Bagaimana
itu bisa terjadi?
|
|
baca selanjutnya...
|
|
Ditulis Oleh Restoe P. Ibrahim
|
|
Saturday, 15 November 2008 |
|
Sekarang aku
mencemaskan keadaan Sarah, adik bungsuku. Tiga hari setelah kepergian Ibu, dia
selalu sakit-sakitan. Badannya sering mendadak panas. Bukan itu saja, hampir
setiap malam Sarah mengigau. Pada tengah malam sering sekali dia terbangun
dalam keadaan ketakutan.
“Mbak, Sarah takut,” gumamnya lirih
sekali. Hatiku tergetar iba mendengarnya.
“Sarah melihat Ibu,” ujarnya lagi,
berbisik pelan.
|
|
Silakan Login Untuk Baca Selanjutnya...
|
|
|
Ditulis Oleh Eddraman Hormansyah
|
|
Monday, 10 November 2008 |
|
Dulu, apa yang
disebut sebagai Pelet Memuja Bulan memang cukup dikenal di daerah Kabupaten
Asahan, Sumatera Utara. Kabarnya, ilmu pengasihan yang juga disebut Pelet
Lambai Rembulan ini berasal dari Tanah Semenanjung yang sebelum perang dunia
kedua mulai tersebar ke Sumatera. Namun ilmu ini konon lebih dominan dipelajari
dan diamalkan oleh suku Melayu diwilayah Asahan.
Pelet Memuja Bulan
merupakan ilmu sihir pengasih yang sangat ampuh dan canggih. Biasanya, mereka
yang menjadi korban pelet ini adalah kaum wanita yang masih belia. Begitu
terpasung energinya, si korban tak akan mampu berkutik lagi. Bahkan, si korban
mungkin akan meregang nyawa dan mati jika dia tidak menikah dengan pria yang
memeletnya.
|
|
Silakan Login Untuk Baca Selanjutnya...
|
|
|
Ditulis Oleh Goenawan WE
|
|
Monday, 03 November 2008 |
 Alam yang kita
tempati ini, selain alam manusia, sebenarnya secara berdampingan telah ada alam
lain. Mereka punya chanel kehidupan tersendiri. Dan penduduk dari alam lain ini
hanya mempunyai badan cahaya atau secara umum dikenal makhluk halus.
Di alam mereka,
memang tidak ada hari yang terang benderang. Sebab, tidak ada matahari.
Keadaannya seperti suasana malam yang cerah di bawah sinar bulan dan
bintang-bintang yang terang. Maka itu tidak ada sinar yang menyilaukan seperti
sinar matahari.
|
|
Silakan Login Untuk Baca Selanjutnya...
|
|
|
Ditulis Oleh Syamsul Lesmana
|
|
Monday, 27 October 2008 |
|
Dalam keadaan serba kekurangan, terlebih bila kadar
iman tipis, maka akan dengan mudah menjerumuskan seseorang pada perbuatan
nista. Setidaknya, kenyataan itulah yang menjadi latar belakang dari kisah yang
dialami oleh Arpan ini. Kalau saja hidupnya berkecukupan, pastilah dia tidak
akan nekad mencuri sesuatu yang bukan miliknya. Apalagi mencuri barang milik
seseorang yang telah terbujur kaku menjadi mayat.
|
|
Silakan Login Untuk Baca Selanjutnya...
|
|
|
Ditulis Oleh Eko Yulianto
|
|
Monday, 27 October 2008 |
Fenomena gaib
ini dialami Supriyanto, seorang teman Misteri. Waktu Supriyanto masih kuliah
dan tinggal di tempat kos di daerah Kota, Jakarta. Suatu ketika, karena
terlambat membayar uang kos, ibu kos mengusirnya dari kamar yang dia tempati.
Akibat kejadian ini, mau tidak mau Supriyanto mencari tempat kos yang baru.
|
|
Silakan Login Untuk Baca Selanjutnya...
|
|
|